Hanya tindakan yang dapat memberikan kekuatan.
Perjuangan membangun kekuatan.
Temukan alasan bersyukur, kemudian tantanglah dirimu.
Dimana ada kemauan niscaya ada jalan.
99% kegagalan lahir dari kita yang memiliki kebiasaan tak peduli.
Jangan habiskan waktu untuk menunggu.
Kemenangan adalah hasil dari berpikir menang.
Kesalahan fatal adalah maju tanpa kemauan untuk menang.
Permainan hidup ditentukan oleh 99% mental.
Pengetahuan dapat muncul dari sesuatu yang salah.
Seseorang dapat mengerti arti cinta,
apabila dia telah merasakan bagaimana sakitnya kehilangan cinta
Cintailah dia atas nama cintamu...Jagalah cintamu atas nama jiwamu... Berikanlah kebahagiaan bagi cintamu atas nama hidupmu...
Dan jaminlah cintamu atas nama kesucian hati.
Cinta itu ruang dan waktu, jadi biar irit,
nanti pacaran aja di rumahmu.
Cinta... datang tak dijemput, kutahan terasa menyesakkan.
Kumandangkanlah dengan lembut, bahagia pasti kan mengalir,
tanpa henti.
Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang
dan bukan siapa dia sebelumnya.
Ketika sayap cintanya merangkulmu...
maka berserahdirilah dalam rangkulannya.
Sejuk embun pagi, kau basuh gersang jiwaku.
Sehangat matahari pagi kau selimuti hatiku.
Seindah untaian bunga kau hiasi kisah hidupku.
Met pagi and I MISS U ....
Cinta adalah sebuah kanvas yang diwarnai oleh kehidupan
dan dihiasi oleh imajinasi.
Kasih ... kau bagaikan air yang sejuk di hari yang panas,
Yang memberikan kesejukan di dalam hatiku.
Cinta datang cepat tapi pergi juga dengan cepat,
Disaat dia meninggalkanmu janganlah bersedih...
Tapi saat ia kembali, berarti ia adalah belahan jiwamu...
Maka cintailah ia.
Cinta dimulai dengan senyuman, tumbuh dengan ciuman
dah berakhir dengan tetesan air mata.
Untuk apa berlari dalam kelam? Sedang kabut pun tak mau menyibak.
Biarlah semua berlalu, mimpi pun aku tak ingin. Meski rindu ini tercipta untukmu.
Saat pertama kali bertemu, dirimu selalu hadir dalam hatiku.
Waktu berjalan bersama bayangmu, inginnya selalu dekat denganmu.
Kita akan tetap saling mencintai
apabila kita dapat menerima setiap perubahan.
Hanya seorang pecundang yang tidak berani mengungkapkan perasaan cintanya
kepada orang yang dicintainya.
Bangun di kala fajar dengan hati seringan awan
Mensyukuri hari baru nan penuh dengan cahaya cinta
Istirahat di terik siang merasakan getar-getar cinta
Pulang di kala senja dengan syukur sepenuh rongga dada
Hanyut dalam doa bagi yang tercinta dalam sanubari
Sebuah nyanyian syukur tersungging di bibir mungil.
(Kahlil Gibran)
Sebuah tembok yang kukuh melindungi sekelilingku
Dibangun dari untaian kata yang kau ucapkan padaku.
(Mary Carolyn Davis)
Taman punya kita berdua
Tak lebar luas, kecil saja
Satu tak kehilangan lain dalamnya
Bagi kau dan aku cukuplah.
(Chairil Anwar)
Manusia Tumpul
Mereka yang tidak mencari nasehat adalah manusia tumpul. Ketumpulannya
menjadikannya buta terhadap pancaran kebenaran dan menyebabkannya jahat,
kejam dan membahayakan sesama manusia.
Carilah Nasehat
Carilah nasehat dari para sesepuh, lantaran mata dan telinga mereka
telah merekam perjalanan tahun-tahun dan menyimak nyanyian Kehidupan.
Bahkan sekalipun nasehat mereka tidak menyenangkanmu, maka dengarkanlah.
Kelembutan Hati
Kelembutan hati laksana dahan pohon yang terbelah dua: kalaupun ia
kehilangan salah satu dahannya, ia memang akan menelan rengsa namun
tidak mati. Akan dicurahkan semua kekuatannya kepada dahan yang satunya
lagi sehingga dahan itu membesar dan menempati bagian yang kosong.
Ambisi
Tolong tuturkan,
Apakah gunanya berebutan diantara kerumunan banyak orang dalam kehidupan
ini. Diantara perdebatan pelik, gugatan dan perang yang tak kunjung
menemukan penyelesaiannya. Laksana ulat yang mencari rumahnya dalam
kepekatan sampai menuju sarang laba-laba. Ia selalu ditikam frustasi
lantaran ambisi. Sampai kemudian yang hidup pun akan menyusul mati.
Titisan Darah
Sungguh, tidak lantaran darah titisannya seseoran menjadi mulia. Betapa
banyak orang-orang mulia yang ternyata hanya keturunan pembunuh.
Kekaguman dan Keindahan
Semua tampilan bisa berubah-ubah berdasarkan selera perasaannya lalu
kita menemukan kekaguman dan keindahan di dalam semuanya. Padahal,
kekaguman dan keindahan itu bersemayam di dalam diri kita sendiri.
Kita yang bergumul dengan riuh-rendahnya kehidupan kota tidak pernah
menyadari kehidupan yang berlangsung di antara orang-orang desa di
gunung-gunung. Kita telah mengacuhkan nyanyi kehidupan pedesaan yang
jujur, penuh syahdu, yang merekah di musim gugur, terlelap di musim
dingin, memasuki denyut perjalanan alam, lantaran kita terjerembab dalam
gemuruh perkotaan ini.
Kita lebih kaya akan emas dan perak, tetapi orang-orang desa lebih kaya
akan jiwa. Kita tidak memetik segala yang kita semaikan, orang-orang
desa memanen segala yang mereka tebarkan. Kita hanyalah budak
keberlimpahan, orang-orang desa menjadi anak-cucu kepuasan sendiri.
Kegersangan jiwa kita dari anggur kehidupan telah bercampur aduk dengan
kegetiran dan kenestapaan, kecemasan, dan kelelahan, orang-orang desa
mereguk dengan damai manisnya kepuasan hidup
Jiwaku adalah penasehatku yang telah menuntunku untuk mengulurkan
pendengaran, kepada suara-suara yang tidak diterbitkan oleh lidah
ataupun dikumandangkan oleh tenggorokan.
Sebelum jiwaku menjadi penasehatku aku lumpuh dan pendengaranku samar dan hanya memuntahkan hiruk-pikuk dan makian.
Namun kini, tembang segala zaman yang membumbung ke wajah langit dan
menguraikan rahasia-rahasia keabadian telah dapat kusimak dalam syahdu
dan dapat kucermati dalam kesunyian.
Carilah nasehat di antara satu dengan lainnya, Saudara-saudaraku, karena
ia sanggup menyuguhkan perbaikan atas kesalahan dan pertobatan yang
tertolak. Nasehat semua orang akan menjelma perisai di hadapan tiran.
Dengan mencari nasehat, sebenarnya jumlah musuh kita seketika berkurang.
Kecantikan yang mengagumkanku ialah yang gemar memberi dan tidak
menerima. Manakala kecantikan menghampirimu, serta merta jemari yang
tersimpan di kedalaman batinmu akan terjulur untuk merengkuh memasuki
altar jiwamu.
Kecantikan adalah anak hasil perkawinan bahagia dan derita. Dialah wujud
Yang Tersembunyi yang engkau saksikan, Yang Tersamar yang engkau
maklumi dan Kebisuan yang engkau simak. Dialah Yang Suci di atas yang
suci, yang berakar dari dalam jiwamu sendiri dan terbang jauh melampaui
angan-anganmu.
KEDALAMAN JIWA
Kecantikan tidaklah terbalut pada setangkup wajah melainkan kilau benderang di kedalaman jiwnya