Kita lebih kaya akan emas dan perak, tetapi orang-orang desa lebih kaya akan jiwa. Kita tidak memetik segala yang kita semaikan, orang-orang desa memanen segala yang mereka tebarkan. Kita hanyalah budak keberlimpahan, orang-orang desa menjadi anak-cucu kepuasan sendiri.
Kegersangan jiwa kita dari anggur kehidupan telah bercampur aduk dengan kegetiran dan kenestapaan, kecemasan, dan kelelahan, orang-orang desa mereguk dengan damai manisnya kepuasan hidup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar